Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 16 Oktober 2009

INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL

Salah satu fungsi manajemen adalah perencanaan salah satu informasi penting yang biasanya diperlukan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan adalah informasi akuntansi diferensial.

Proses Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu:

1. Pengakuan dan Perumusan Masalah atau Peluang

Keputusan yang harus diambil oleh manajemen kemungkinan merupakan respon terhadap (1) peristiwa yang mengandung masalah, (2) ancaman yang dirasakan ada, (3) peluang yang diperkirakan akan terjadi.

Jika masalah dan peluang telah ditonjolkan, maka harus segera dirumuskan. Informasi akuntansi memperjelas masalah yang dihadapi oleh manajemen dengan mewujudkan masalah tersebut dalam bentuk kuantitatif keuangan.

2.Pencarian Tindakan Alternatif dan Kuantifikasi Konsekuensinya Masing-masing

Jika masalah atau peluang telah selesai dirumuskan, manajemen mencari tindakan alternatif, yaitu menengok pengalaman yang sama yang terjadi di masa lalu dan menggunakan pemecahan masalah yang pernah berhasil digunakan untuk mengatasi masalah yang sama di masa lalu.

Informasi akuntansi penuh berperan dalam mengkuantifikasikan konsekuensi setiap alternatif yang dipertimbangkan sebagai pemecah masalah atau sebagai cara untuk menghadapi peluang.

3. Pemlilihan Alternatif Optimum atau Alternatif yang Memuaskan

Manajer yang melakukan pemilihan alternatif kemungkinanan menghadapi beberapa alternative yang layak untuk dipilih, yang masing-masing memiliki segi-segi positif tertentu dipandang dari sudut criteria pemilihan alternative yang digunakan. Manajer kemungkinan menggunakan pendekatan ekonomis rasional di dalam melakukan pemilihan alternatif yang optimum, sehingga pemilihan alternatif dilakukan didasarkan atas pertimbangan ekonomis rasional.

4. Implementasi dan Penindaklanjutan

Implementasi hanya akan berhasil jika individu yang memiliki pengendalian terhadap sumber daya organisasi jika individu yang memiliki pengendalian terhadap sumber daya organisasi yang diperlukan untuk melaksanakan keputusan tersebut sepenuhnya sanggup mewujudkan alternatif yang dipilih.

PERAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Dalam pengambilan keputusan, informasi akuntansi berpern untuk:

1. Merangsang manajemen di dalam menyadari dan mendefinisikan masalah.

2. Memisahkan alternative tindakan yang satu dengan alternatif tindakan yang lain.

3. Menjelaskan konsekuensi berbagai alternative tindakan yang dipilih.

4. Membantu menganalisis dan menilai berbagai alternatif tindakan yang akan dipilih.

Informasi Akuntansi sebagai Perangsang (Stimuli) dalam Pengakuan Adanya Masalah

Apakah rangsangan dari informasi akuntansi tersebut kenyataannya memicu ke arah penyelesaian masalah tergantung atas beberapa faktor:

a. Apakah lingkungan intern maupun ekstern memungkinkan dengan cepat manajemen bereaksi.

b. Kemampuan manajer di dalam mengorganisasi dan menggunakan informasi akuntansi serta preferensi pribadi mereka terhadap informasi kuantitatif atau kualitatif.

c. Ukuran perusahaan dan tingkat desentralisasi di dalamnya.

d. Tersedianya data industri sebagai pembanding.

Kondisi lingkungan.

Jika kondisi lingkungan tidak memungkinkan pengambil keputusan dengan cepat untuk bereaksi terhadap masalah atau peluang yang timbul, informasi akuntansi tidak akan berfungsi sebagai pemicu kesadaran manajemen kea rah pemecahan masalah atau tindakan untuk menghadapi peluang.

Kemampuan manajer di dalam mengorganisasi dan menggunakan informasi akuntansi serta preferensi pribadi mereka terhadap informasi kuantitatif atau kualitatif.

Tingkat rangsangan yang dihasilkan dalam pengambilan keputusan juga ditentukan oleh kemampuan manajer dalam preferensi manajer terhadap informasi kuantitatif. Kemampuan manajer dalam menafsirkan informasi akuntansi.

Konsep informasi Akuntansi diferensial

Informasi akuntansi diferensial merupakan taksiran perbedaan aktiva, pendapatan, dan atau biaya dalam alternative tindakan tertentu dibandingkan dengan alternative tindakan yang lain.

Biaya Diferensial Sebagai Bagian Informasi Akuntansi Diferensial

- Biaya Relevan

Suatu biaya dikatakan biaya relevan jika biaya tersebut berhubungan dengan tujuan perekayasaan biaya tersebut

- Biaya Diferensial Sebagai Biaya Masa yang Akan Datang

Biaya masa yang akan datang adalah biaya yang dapat diperkirakan akan terjadi dalam periode yang akan datang.

- Biaya Diferensial sebagai Biaya yang Berbeda

Biaya diferensial adalah biaya masa yang akan datang yang diperkirakan akan berbeda atau terpengaruh oleh suatu pengambilan keputusan pemilihan antara berbagai macam alternative.

- Perbedaan Biaya penuh dengan Biaya Diferensial

Unsur yang membentuk suatu produk adalah terdiri dari biaya langsung yang berkaitan dengan produk ditambah dengan bagian biaya tidak langsung yang dibebankan kepada produk tersebut. Sedangkan biaya diferensial biaya diferensial hanya meliputi biaya yang berbeda dalam waktu tertentu saja.

- Biaya Variable

Biaya variable merupakan yang berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan, sedangkan biaya diferensial selalu berkaitan dengan alternative tertentu yang sedang dipertimbangkan untuk dipilih.

- Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah dengan adanya volume kegiatan dalam kisar perubahan volume kegiatan tertentu.

- Biaya Depresiasi

Biaya depresiasi merupakan alokasi secara periodic kos aktiva yang tetap yang diperoleh pada waktu yang lampau.

- Biaya tambahan

Biaya tambahan adlah tambahan biaya yang akan terjadi jika suatu alternatif yang berkaitan dengan perubahan volume kegiatan dipilih.

- Biaya Kesempatan

Biaya kesempatan adalah pendapatan atau penghematan biaya yang dikorbankan sebagai akibat dipilihnya biaya tertentu.

- Biaya Keluar dari Saku

Biaya yang akan memerlukan pengeluaran dari kas sekarang atau jangka dekat sebagai akibat dari keputusan manajemen.

Nilai Waktu Uang dalam Pengambilan Keputusan jangka Panjang

Nilai investasi pada tahun ke-n, dengan tingkat bunga sebesar I dihitung dengan rumus: In = I0 (1+i)n

In = investasi pada tahun ke-n

I0 = investasi pada tahun ke-0

I = Tingkat bunga

n = Jangka waktu

rumus perhitungan nilai tunai: NT = AK . 1

(1+i)n

NT = nilai tukar i = Tingkat bunga

AK = Arus kas n = Jangka waktu

Empat macam pengambilan keputusan jangka pendek

1. membeli atau membuat sendiri

2. menjual atau memproses lebih lanjut suatu produk

3. menghentikan atau melanjutkan produksi produk tertentu atau kegiatan usaha suatu bagian perusahaan

4. menerima atau menolak pesanan khusus

Pengaruh Pajak Penghasilan Terhadap pengambilan Keputusan

Pajak penghasilan dikenakan atas laba yang diperoleh perusahaan atau penghasilan yang diperoleh perorangan. Hampir semua keputusan dipengaruhi pajak penghasilan. Para manajer berkewajiban untuk menggunakan cara-cara hukum untuk meminimumkan pembayaran pajak.

PENGENALAN ILMU LINGUISTIK DAN BAHASA: LINGUISTIK SEBAGAI ILMU (LATAR, PENGERTIAN, CIRI, DANN TAHAP)

PENGERTIAN LINGUISTIK

Ø Kajian tentang bahasa manusia.

Ø Kajian tentang bahasa manusia itu dilakukan dengan cara ilmiah.

Ø Hipotesis, pemerhatian, penelitian dan penganalisisan dibuat secara empiris dan terkawal.

Ø Berteraskan apa-apa yang dapat dilihat, mengetepikan andaian yang bersifat mujarad.

Ø Bersifat objektif, dan hasilnya dapat diuji kesahan dan keboleh percayaannya.

Ø Struktur bahasa, penguasaan bahasa dan hubungan bahasa dengan bentuk komunikasi lain.

Ø Ujaran manusia yang meliputi kesatuan bahasa, hakikat bahasa, struktur bahasa, dan perubahan bahasa

LINGUISTIK: PENGERTIAN LUAS

> Segala yang membicarakan soal bahasa.

> Tidak mengambil kira pendekatan yang digunakan dan tujuannya.

> Termasuk juga linguistik terapan, dan

> Hasil kerja penelitian dan hasil teoritis.

LINGUISTIK: PENGERTIAN SEMPIT

* Hasil penelitian dan teoritis.

* Kajian tentang subsistem bahasa (leksikon, gramatikal, dan fonologi).

* Termasuk semantik dan pragmatik (hubungan struktur bahasa dan sistem dengan konteksnya).

Linguistik merupakan ilmu yang memperlakukan bahasa sebagai bahasa

Contoh:

a. Ilmu fisika objeknya peristiwa alam

b. Ilmu pengobatan/kedokteran objeknya berbagai penyakit dan cara pengobatan

Linguistik berasal daripada bahasa Latin lingua yang berarti bahasa. Terdapat tiga istilah penting dalam konteks ini, yaitu:

Langue bahasa tertentu seperti bahasa Melayu, bahasa

Hindi, bahasa Arab…

Langage bahasa secara umum, dan bersifat mujarad.

manusia ada bahasa, binatang tidak.

Parole bahasa dalam kewujudan yang nyata, yang berupa

ujaran.

Selain linguistik, terdapat juga ilmu lain yang menjadikan bahasa

sebagai objek kajian.

1. Kesusasteraan wadah seni, pengungkapan karya seni, penciptaan keindahan.

2. Sosiologi alat interaksi sosial dalam masyarakat.

3. Psikologi gejala kejiwaan.

4. Fisika, phenomena alam

Bahasa sebagai sistem bukan sahaja bersifat sistematik tetapi juga bersifat sistemis.Sistemis bermaksud bahasa terdiri daripada subsistem seperti fonologi, morfologi, sintaksis dan semantic Dalam BM, kata linguistik bukan sahaja bermaksud ilmu tentang bahasa, tetapi juga bermaksud bahasa itu sendiri.

RUMUSAN PENGERTIAN LINGUISTIK

* Ilmu pengetahuan yang objeknya bahasa lisan dan tulisan.

* Mempunyai ciri: sistematik, rasional, empiris, pemerian struktur, pembahagian dan aturan bahasa.

* Ciri tersebutlah yang dikatakan ilmiah.

* Linguistik ialah kajian bahasa secara ilmiah.

* Linguistik dapat dianggap sebagai sains.

* Sains ialah pengetahuan yang disusun dalam satu sistem yang berteraskan pengamatan, kajian dan pengalaman untuk menentukan hakikat dan prinsip tentang perkara yang dikaji.

TEORI LINGUISTIK

Teori digunakan dalam lima dimensi, iaitu:

1. Struktur yang terjadi daripada konsep yang bertalian. Semuanya tertumpu pada pengamatan dan andaian dalam ilmu yang berkaitan.

2. Proses penyelidikan yang berasaskan logika, bukannya eksperimen.

3. Prinsip yang berkait dengan praktis ilmiah dalam menemukan kebenaran ilmu.

4. Perangkap kaedah atau prinsip untuk pengkajian masalah ilmiah dalam dunia kecendekiaan.

5. Gagasan, penjelasan atau pemikiran tentang sebab terjadinya sesuatu fenomena

TEORI LINGUISTIK

Teori linguistik ialah subdisiplin linguistik yang membahas bahasa dan ilmu bahasa dari sudut pandangan teori tertentu. Contohnya:

1. Teori Tradisional

2. Teori Struktural

3. Teori Transformasional

4. Teori Tagmemik

1. Teori linguistik dikenali sebagai Induk Linguistik kerana melaluinya terpancar wawasan liku-liku bahasa yang digunakan dalam linguistik terapan.

2. Teori linguistik amat bermanfaat untuk membuat deskripsi, klasifikasi dan penjelasan terhadap peristiwa bahasa dini dan kini.

3. Teori linguistik juga merangkumi fakta di luar data yang dikaji. Oleh itu, istilah generatif yang bermaksud jangkauan ramalan masa hadapan sering digunakan.

4. Terdapat dua kategori teori linguistik, iaitu Teori kurang mujarad

(low level theory) dan Teori Mujarad (high level theory).

CIRI KEILMUAN LINGUISTIK

* Rapi, teratur baik dan tertib.

* Mantap, tidak berobah dan stabil.

* Ekonomis, jimat, tidak mubazir dan tidak berlebihan.

* Mudah, tidak sukar, gampang, dan senang.

* Tuntas dan berguna berasaskan teori yang tersusun.

* Eksplisit, tiada makna ganda, disusun dan dirumuskan secara tuntas.

* Sistematik, berperaturan, berpola dan generalisasi utuh, kesatuan tunggal dan senada.

* Objektif, pemerian sifat, hakikat, keadaan seadanya, kewujudan hakiki bebas daripada pertimbangan peribadi.

LINGUISTIK SEBAGAI ILMU

Pengetahuan dapat dianggap ilmu jika memenuhi kriteria berikut:

a. Pengetahuan itu mestilah teratur dan sistematik.

b. Pengetahuan itu bersifat progresif, dan semakin tinggi kualitinya.

c. Pengetahuan itu mempunyai autonomi, iaitu bersifat bebas.

d. Pengetahuan itu mempunyai objek.

Berasaskan kriteria itu, linguistik dapat dianggap sebagai ilmu pengetahuan, dan satu disiplin yang berautonomi, serta mempunyai objek. Objek linguistik ialah bahasa manusia.

TAHAP PERKEMBANGAN LINGUISTIK

* Tahap spekulasi: Kesimpulan dibuat tanpa bukti empiris dan tatacara tertentu. Contoh – asal kejadian bumi dan bahasa…

* Tahap pemerhatian dan klasifikasi: Penggolongan segala fakta bahasa dengan teliti tanpa teori tertentu.

* Tahap perumusan teori: Pemahaman masalah dasar/persoalan berasaskan data, dirumuskan hipotesis dan tatacara pengujian hipotesis.

* Linguistik yang mengalami ketiga-tiga tahap itu dianggap ilmiah.

* Linguistik mementingkan data empiris dalam penelitiannya. Data boleh dianalisis dengan cara induktif atau deduktif.

* Linguistik berusaha menemukan pendekatan dan kaedah hakiki bahasa yang diteliti. Oleh itu, linguistik dikenali sebagai ilmu nomotetik, dan tidak terhenti pada satu titik kesimpulan.